TEKNOLOGI 5G
5G adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menyebut generasi kelima sebagai fase berikutnya dari standar telekomunikasi seluler melebihi standar 4G. Teknologi generasi kelima ini direncanakan akan resmi diliris untuk sistem operasi seluler pada 2020, sehingga saat ini masih terlalu dini untuk mengetahui akan seperti apa teknologi 5G tersebut.
Teknologi 5G merupakan jaringan seluler generasi kelima yang menjanjikan kecepatan pengunduhan dan pengunggahan. Keunggulan jaringan 5G, mampu mengunggah data 10 hingga 20 kali lebih cepat
Kecepatan internet yang dimiliki oleh generasi ini adalah hingga 1 Gbps, Jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya yaitu 4G yang memiliki kecepatan maksimal 40 hingga 60 Mbps internet generasi 5 adalah yang tercepat dan memastikan dapat memotong lamanya waktu yang dibutuhkan bagi data untuk sampai ke tujuanManfaat Jaringan 5G
Koneksi Internet Menjadi Lebih Cepat
Manfaat jaringan 5G yang memberikan pengaruh pada koneksi internet memang berperan penting. Di mana, jaringan 5G akan memberikan kecepatan yang lebih stabil dengan menerapkan latensi lebih rendah dibandingkan versi sebelumnya. Dengan begitu, kegiatan browsing internet akan lebih lancar dan cepat, baik mengunduh maupun mengunggah file berkapasitas jumbo dalam waktu singkat.
Kegiatan streaming video dengan resolusi tinggi mencapai 4K pun tidak akan terganggu saat menggunakan internet jaringan 5G. Hal ini yang nantinya membuat produktivitas sehari-hari akan lebih meningkat.
Mendukung Cloud Gaming
Manfaat selanjutnya yang dihadirkan oleh jaringan 5G adalah latensi rendah saat digunakan untuk bermain game. Di mana, latensi rendah membuat tidak adanya jeda waktu pada transmisi data dari pengirim menuju ke penerima. Hal ini akan memberikan respon permainan pada pergerakan lawan secara cepat yang didukung jaringan 5G dengan transmisi data sangat cepat.
Selain itu, jaringan 5G memungkinkan setiap pemain menikmati layanan Cloud Gaming untuk bermain game secara langsung atau real-time melalui smartphone untuk game-game Xbox One, PlayStation, dan komputer.
Pengendalian Perangkat Drone
Penggunaan drone saat ini sudah banyak dimanfaatkan oleh berbagai sektor industri seperti minyak dan gas, pertanian, pemetaan, hingga militer. Di mana, kamera drone akan membantu proses pengawasan setiap kegiatan operasional pabrik secara langsung. Dengan adanya jaringan 5G, pengendalian perangkat drone dengan tingkat presisi yang tinggi dan kemampuan mengirim video beresolusi tinggi secara langsung adalah hal yang mungkin.
Mendukung Aktivitas Game VR dan AR
Teknologi Virtual Reality atau VR dan Augmented Reality atau AR terus dikembangkan. Di mana, salah satu yang menjadi permasalahan perangkat tersebut adalah latensi atau jeda waktu. Dengan penggunaan jaringan 5G, maka koneksi yang terhubung akan lebih stabil sehingga menghasilkan jeda waktu yang lebih cepat hingga beberapa milidetik saja. Dengan begitu, bermain VR dan AR bakal terasa lebih real-time dan realistis.
Mendukung Perkembangan Internet of Things
Internet of things atau IoT saat ini juga semakin diterapkan di berbagai bidang yang memudahkan aktivitas berbagi data dan akses jarak jauh agar saling terhubung. Di mana, penerapannya sendiri menggunakan bantuan jaringan 5G yang membuat konektivitas menjadi lebih stabil dan cepat sehingga mampu meningkatkan kemajuan ekosistem untuk era ini.
Dengan begitu, kombinasi antar keduanya mampu menghubungkan miliaran perangkat dalam bertukar data secara tepat meliputi latensi, kecepatan, hingga harga. Salah satu sektor yang pasti akan terbantu adalah otomasi industri yang memanfaatkan mesin-mesin pabrik.
Pada dasarnya, implementasi jaringan 5G jelas berdampak besar bagi perkembangan teknologi di era saat ini. Di mana, berbagai informasi akan lebih mudah sehingga produktivitas terus meningkat dengan kehadiran jaringan 5G. Untuk mulai menikmati jaringan 5G, tentunya kamu bisa beralih dari penggunaan smartphone yang didukung jaringan 5G.
Keunggulan
Teknologi 5G belum dapat dipastikan seperti apa keunggulan dan kekurangannya karena saat ini hal itu masih berupa konsep.Tetapi dari konsep-konsep yang diciptakan tersebut, terdapat beberapa konsep yang menjadi tujuan utama dari teknologi 5G, yaitu:
1. Kecepatan data yang lebih signifikan dari 4G
2. Memiliki transfer data dari satu telepon ke telepon lain dengan kecepatan satu mili detik.
3. Dapat terkoneksi dengan alat seperti telepon, mobil, dan peralatan rumah tangga.
4. Terhubung dengan berbagai perangkat Virtual Reality dan Augmented Reality.
5. Cloud gaming menggunakan latensi rendah sehingga lebih memudahkan pengguna
6. Streaming video on-demand hingga resolusi 2160p 4K
Kekurangan
Meskipun 5G menawarkan kecepatan internet yang lebih tinggi dan konektivitas yang lebih baik, ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan:
1. Infrastruktur yang Mahal: Implementasi 5G membutuhkan infrastruktur yang kompleks dan mahal, termasuk pemasangan banyak penguat sinyal dan stasiun basis. Hal ini bisa menjadi tantangan di daerah-daerah yang belum memiliki infrastruktur yang memadai.
2. Jangkauan yang Terbatas: Saat ini, jangkauan 5G masih terbatas pada daerah perkotaan dan area yang padat populasi. Di daerah pedesaan atau terpencil, sinyal 5G mungkin tidak tersedia.
3. Pengaruh Lingkungan: Sinyal 5G cenderung lebih sensitif terhadap penghalang fisik seperti dinding bangunan atau pohon. Hal ini dapat menyebabkan degradasi sinyal dan pengurangan kecepatan.
4. Perangkat yang Mahal: Untuk dapat menggunakan 5G, dibutuhkan perangkat seluler yang kompatibel dengan teknologi tersebut. Saat ini, perangkat 5G cenderung lebih mahal daripada perangkat 4G atau 3G.
5. Masalah Keamanan: Dengan meningkatnya konektivitas, ada juga risiko keamanan yang lebih tinggi. Jaringan 5G dapat menjadi target serangan siber dan ancaman keamanan lainnya yang dapat membahayakan data pengguna.
Cara kerja teknologi 5G
Seperti jaringan seluler sebelumnya, teknologi 5G menggunakan situs seluler yang mengirimkan data melalui gelombang radio. Situs seluler terhubung ke jaringan dengan teknologi nirkabel atau koneksi kabel. Teknologi 5G bekerja dengan memodifikasi cara data dikodekan, secara signifikan meningkatkan jumlah gelombang udara yang dapat digunakan untuk operator.
OFDM
Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) adalah bagian penting dari teknologi 5G. OFDM adalah format modulasi yang mengodekan gelombang udara pita tinggi yang tidak kompatibel dengan 4G dan menawarkan latensi yang lebih rendah serta fleksibilitas yang lebih baik dibandingkan dengan jaringan LTE.
MENARA YANG LEBIH KECIL
Teknologi 5G juga menggunakan pemancar yang lebih kecil yang ditempatkan di gedung dan infrastruktur lainnya. Teknologi 4G dan seluler sebelumnya mengandalkan menara seluler mandiri. Kemampuan untuk menjalankan jaringan dari situs seluler kecil akan mendukung banyak perangkat dengan kecepatan superior.
PENGIRISAN JARINGAN
Operator jaringan seluler menggunakan teknologi 5G untuk melakukan deployment beberapa jaringan virtual independen melalui infrastruktur yang sama. Anda dapat menyesuaikan setiap irisan jaringan untuk layanan dan kasus bisnis yang berbeda, seperti layanan streaming atau tugas korporasi. Dengan membentuk kumpulan fungsi jaringan 5G untuk setiap kasus penggunaan atau model bisnis tertentu, Anda dapat mendukung persyaratan yang berbeda dari semua industri vertikal. Pemisahan layanan berarti pengguna mendapat manfaat dari pengalaman yang lebih andal dan peningkatan efisiensi pada perangkat mereka.
sumber

Komentar
Posting Komentar